Sol Sepatu.

Banyak orang berjalan melewatiku.. Tapi, Tak seorangpun mampir untuk sekedar singgah dikursi rotan ini. Panas semakin terik menyengat, tidak apa jika lapar masih bisa kutahan. Hal yang paling penting, aku masih bisa berusaha, tidak meminta. Aku selalu siap, jika sepatumu rusak, atau membutuhkan sebuah polesan, agar terlihat baru.. .. Tidak apa jika hari ini, belum … Lanjutkan membaca Sol Sepatu.

Sebuah Rahasia.

Menelusuri jalan panjang, Seperjalanan telah selesai kulalui. Berbisik cerita-cerita dulu, yang hilang entah kemana. Sebuah cerita berharga, yg tak ada saat ini. Layar kaca handphoneku bertanya. Kenapa kau belum tidur sepagi ini? Apa yang kamu pikirkan? Jika kau memikirkan dunia, bukankah kau tahu alurnya, bahwa sudah ada aturannya. Katanya. Tidak, Aku coba jawab, aku hanya … Lanjutkan membaca Sebuah Rahasia.

Dalam Lamunanku.

Dalam lamunanku aku berjalan cepat, waktupun tak bisa menyusulku, karena aku bersembunyi, diantara detik dan detaknya waktu. jika semua waktu itu sama, kenapa semua berbeda? ada yang dikejar dan berjalan cepat, ada yang berjalan pelan, sembari menikmatinya. ada juga yang tahu-tahu, dia sudah banyak kehilangan waktunya. Aku? kucoba untuk berteman dengan waktu, agar bisa beriringan, … Lanjutkan membaca Dalam Lamunanku.

Cintailah CINTA.

Aku pernah kehilangan cara untuk menyibukkan diriku dari rindu. Yg setiap detik mampu membunuhku perlahan.. Waktu dan dinding kamarku membisu. Jarumnya berguguran satu demi satu, Tajam..dan lancip. . Kau pernah tertusuknya? Semua orang pernah.. . Mata takkan mampu melihatnya, mereka ada diantara maya dan rasa. Mengepung... Aku pernah terkepungnya.. . Kucoba, kutanya, dari mana kau … Lanjutkan membaca Cintailah CINTA.

Membuka Catatan.

Aku membuka catatanku, catatakan kecilku tentangmu. Aku melahirkan puisi lagi, seperti musim semi. Kau tersenyum berseri lagi, setelah lama sunyi. Menjadi diri sendiri, lebih baik daripada berpura-pura baik. Jadi apa adanya, hargai diri kita.. Selalu tahu, bahwa kita dilahirkan untuk melakukan yang terbaik. Belajar menjadi versi terbaik.   Jakarta, 9 April 2019

Jangan berhenti membaca, meskipun kita tak pernah sampai pada pemahaman kita, tak pernah tahu kapan kita bisa jadi orang pandai seperti orang-orang pandai disana..

Aku ingin berhenti membaca, aku ingin berhenti belajar. Karena hanya kebodohan yang kudapat. Karena semakin aku belajar, semakin banyak hal yg tidak aku ketahui. Namun ketika aku hendak berhenti membaca, aku malu dengan mereka yang terus membaca, meskipun mereka juga tidak tahu kapan mereka akan sampai pada sebuah pemahaman, kepandaian dan kebenaran. Akhirnya, kuputuskan untuk; … Lanjutkan membaca Jangan berhenti membaca, meskipun kita tak pernah sampai pada pemahaman kita, tak pernah tahu kapan kita bisa jadi orang pandai seperti orang-orang pandai disana..