Terkadang; Sosial media mengajarkan saya untuk sibuk, sibuk menceritakan kebaikan saya, sibuk agar terlihat sibuk, sibuk untuk peduli pendapat dan penilaian orang lain, sibuk melihat kesibukan orang lain. Sampai lupa, sibuk memperbaiki diri sendiri.

Zuhud.

A Hasan Al Bashri rahimahullah pernah ditanya: “Apa Rahasia di dalam zuhudmu di dalam dunia?” Beliau menjawab, علمت بأن رزقي لن يأخذه غيري فاطمئن قلبي له , وعلمت بأن عملي لا يقوم به غيري فاشتغلت به , وعلمت أن الله مطلع علي فاستحيت أن أقابله على معصية , وعلمت أن الموت ينتظرني فأعددت الزاد للقاء … Lanjutkan membaca Zuhud.

Mengapa Menulis?

Saya sering bertanya-tanya pada diri sendiri mengapa saya menulis. Apakah saya ingin menjadi penulis? Ingin juga sih. Ingin menjadi penulis novel yang keren. Tapi setelah membaca biografinya Emha Ainun Nadjib dalam bukunya “Tuhan Pun Berpuasa” saya mempunya jawaban yang lebih jelas. “Dalam hal menulis, Cak Nun berpinsip menulis bukanlah untuk menempuh karir sebagai penulis, melainkan … Lanjutkan membaca Mengapa Menulis?

Akidah, Hukum, Budi Pekerti.

Dijaman seperti ini, adalah jaman yang terkikis oleh peradaban, yang populer yang jadi tuntunan, entah itu benar atau salah. Nyatanya seperti itu. Untuk itulah pentingnya belajar agama, karena hanya disitulah kita belajar semuanya, ilmu kehidupan. Ada orang yang akidahnya baik tapi tak mengerti hukum. Itu juga kurang tepat. Ada orang yang hukumnya baik tapi tidak … Lanjutkan membaca Akidah, Hukum, Budi Pekerti.

Motivasi Menyampaikan Kebaikan.

Sesungguhnya ketika kita sedang mengingatkan orang lain, bukanlah berarti kita yang terbaik dalam kalangan kita. Bukan juga yang paling soleh dalam kalangan kita. Karena kita juga pernah melampauhi batas untuk diri sendiri, seandainya seorang itu hanya menyampaikan kebaikan apabila dia telah sempurna. Maka tak akan ada seorang yang berani menyampaikan kebaikan, karena tak ada manusia … Lanjutkan membaca Motivasi Menyampaikan Kebaikan.