Bagaimana Cara Menjadi Orang Baik?

Masih baru selesai mengerjakan beberapa list, alhamdulillah 1 list sudah selesai.. tinggal yang lainnya, memang sepertinya saya harus fokus didepan layar agar bisa selesai semuanya dan punya ide-ide lagi. hmm

Saya sering bertanya, karena mungkin tadi baru baca beberapa media yang memberikan inspirasi. bukan karena tidak bersyukur, tapi rasanya sering bertanya pada diri sendiri.. kenapa saya masih belum bisa menjadi orang yang baik? aku tidak tahu, meskipun ketika aku tanya beberapa rekan bahwa saya termasuk orang baik.

Aku malu, bagaimana bisa saya disebut demikian, sedangkan saya tahu banyak hal yang belum bisa aku benahi, satu demi satu dibenahi dan itu memang tidak mudah. saya juga ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi banyak orang, sampai sekarang masih mencari, bagaimana caranya agar bisa seperti itu? terkenal disosial media? buat banyak karya? jadi juara? buat banyak kegagalan? atau apa?

Namun demikian, saya sendiri seperti punya satu checklist yang harus dicapai untuk bisa disebuat baik tersebut. yaitu ketika dunia dan akhirat sudah berjalan dengan seimbang, yaitu ketika ilmu yang telah dicari ditulis dan bisa diamalkan, yaitu ketika ilmu yang telah didapatkan di sedekahkan, yaitu ketika ilmu atau buah dari ilmu yang telah dicari selama ini bisa dinikmati bukan untuk diri sendiri, tapi untuk banyak orang.

Mengutip dari sebuah buku, layaknya sebuah pohon filosofi manusia adalah dari bawah, akar sampai pohon itu memiliki ranting dan daun yang berujung pada buah-buahan yang nantinya bisa dipetik oleh orang lain, bahkan  bisa digunakan untuk berteduh orang yang sedang kepanasan. filosofi belajar menjadi manusia, saya selalu terinspirasi oleh hal tersebut, bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk manusia lainnya. ketika kita meninggal, maka yang kita tinggalkan adalah kebaikan dan terus mengalir dan bermanfaat dengan sendirinya. jika itu ilmu maka ilmu itu akan terus mengalir dan disampaikan kepada orang yang sedang mencarinya..

Itulah alasan saya menulis dan mencatat, karena aku sedang belajar dalam ilmu kehidupan. aku ingin mencatatanya, setiap perjalanan dan hal yang aku alami.. karena ini seperti sebuah sekolah, yang harus saya dilakukan sebagai seorang murid adalah “Terus belajar dan memperbaiki diri, jangan mencontek dan menilai raport orang lain”.

Katanya waktu itu sama 24 jam sama, namun ketika aku coba untuk tidak menggunakannya dengan tidur, waktu itu juga berlalu begitu cepat, aku coba untuk maksimalkan setiap waktu dengan lebih bermanfaat, aku terus mencoba evaluasi diri bahwa hari esok aku harus menggunakan waktu dengan lebih baik lagi.

Aku ingin bermanfaat, tapi aku juga masih memikirkan diri sendiri. lalu bagaimana aku bisa menjadi orang baik? sedangkan orang baik memikirkan orang lain. memikirkan solusi dari permasalahan orang lain.

Bisakah aku? Aku juga ingin menjadi orang baik, bagaimana caranya?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s