Kenapa Harus Menulis?

Perlu diketahui perintah menulis secara eksplisit dapat ditemukan dalam wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, Q.S. 96: 1-5 (Al Quran, Surat Al Alaq ayat 1 – 5) sebagai berikut:

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,

Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,

Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan kalam.

Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.

Perhatikan kata/kalimat yang saya cetak tebal. Dengan sangat jelas surat tersebut berisikan perintah membaca. Perintah membaca ini tidak hanya ditujukan kepada Nabi Muhammad SAW ansich, tetapi juga untuk semua umat manusia sepanjang sejarah kemanusiaan. Membaca disini berarti luas, Iqraditerjemahkan “bacalah”, tidak mengharuskan adanya teks tertulis yang dibaca maupun sesuatu yang harus diucapkan sehingga terdengar oleh orang lain. Akan tetapi, Iqra disini artinya membaca alam semesta untuk dipahami secara visual (dibaca dengan mata) oleh manusia untuk selanjutnya dijadikan sebagai dasar sebuah ilmu pengetahuan. Allah menyandingkan kata Iqra (bacalah) dengan kata ‘allama bi al-qalam, yang mengajari dengan qalam (menulis).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s