Di Ujung Senja

Berlarian aku, disela-sela rindu.
Antara ada dan tiada.
Antara siapa dan kemana.
Terkadang bersembunyi dalam sunyi.
Terkadang muncul dibilik mimpi.
Terlihat anak kecil, melihat kejendela mencoba berkata pada dunia.
Adakah harapan disana ibu?
Kata dia.
Sambil mengusap air mata sang anak.
Ibunya, berkata.
Ada nak, lihatlah itu..
Matahari bersinar dengan sinarnya.
Ambilah secarik kertas,
Tuliskan mimpimu diatasnya.
Bawalah itu,
Menuju kota.
Diujung sana.
Diujung Senja.
Tempat bersimpuhnya semua doa.

M. Nahrowi, CGK. 24.8.2018.
Cuplikan Draft : Mimpi dan Pendidikan.
Keterangan : jangan lelah belajar, bawalah catatan cita-citamu menuju senja (waktu magrib dimana semua orang berdoa)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s