Allah Yahfidhuka.

Sebuah doa untuk diri dan orang lain, sebuah pengakuan, ketidakmampuan manusia melakukan suatu hal jika tanpa campur tangan Tuhan dibaliknya. Terlepas dari situ (usaha dan doa sudah dilakukan yang terbaik oleh seorang manusia).

Disebutkan pada jaman rasulullah, ketika seorang sahabat sendalnya putus beliau berkata, astagfirullah sendal saya putus. Ya Allah, gantikanlah sendal hamba dengan yang lebih baik.

Membuat sudut pandang baru, bahwa mengingat Allah dengan memasukkannya dengan kehidupan sehari-hari. Nyatanya membuat para sahabat lebih dekat dengan Allah. Membuat referensi baru, bahwa berdoa tidaklah saat sembahyang, namun kapanpun, dimanapun karena telah membawa dan memasukkan nama Allah didalam hati.

Karena Allah Maha menjaga setiap mahkluknya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s